Senin, 01 Maret 2021

Tanah Pusaka


...akupun dilahirkan disana...
Jagalah kelestarian sejarah budaya
Semua rahmat Tuhan yang maha esa
Mari bersama sama
Menjaga lingkungan hidup ini..


Lagu ini mengandung nilai
Entah itu apa

Namun masyarakat pada jaman itu semua paham,
Nilai itu kini seolah pudar
Itu yang kita rasakan

Nilai itu kini sudah terlupakan

Jaman berlalu
Waktu berputar
Lagu tahun 80 an
Lisrtik baru akan mau masuk desa
Tape recorder di dayai accu
Begitulah kira kira..

Semoga nilai ini
Masih ada..






Nusantaraku
Song by: Jamal Mirdad
Music by : A Riyanto 
Year : 1980
Album: Perawan Desa
Prod: Musica Record
Nusantaraku 

Bonus;

Kamis, 23 Juli 2020

Ikhlas



Dengan ikhlas semua akan berjalan.
Dunia ini dimenangkan oleh mereka yang tulus dan ikhlas.
Namun ketika kau memaksa,
Kemenangan akan menjauh darimu.

( Lao Tzu, 570-470 SM )




Kamis, 20 Februari 2020

Eling Eling Banyumasan



Para kanca.,
Apa pada ngerti ?..
Anu apa..
Wohe aren niku apa?,
Uwis ngerti..
Niku ngemu teges sing kepriwe,
Supaya kon pada eling,
Eling maring tembung sing telu tegese,
Sepisan tata krama
Pindone kuwe temen,..
Kaping telu kuwe tepa slira,
Dadi siswa sing utama,...

Eling eling..
Wong eling baliya maning.
Lesus kali
Kedung jero banyu mili ,
Meneng soten,
Atine bolar baleran..
Ramaa...


Beberapa hari ini bandung diguyur
gerimis...

Bonus
Bacaan shalat lengkap dengan terjemahan
https://news.detik.com/berita/d-4607075/10-bacaan-sholat-tata-cara-dan-terjemahannya

Sabtu, 06 Januari 2018

Bekerja




Ora butuh kae-kae..
Butuhku mung nyambut gawe..

Sepenggal lirik langgam jawa,dulu semasa kanak-kanak sering terdengar, ketika alm Bapakku pulang kerja dari balai desa,untuk kemudian beristirahat melepas lelah dengan tiduran,
Maklum hawa di desa kami yang cukup panas di siang hari dan semilirnya angin membuat suasana terasa pas mendengarkan gending uyon-uyon bak mantra yang menenangkan jiwa..

Bekerja itu sakit dan menderita..
Ribuan buruh pabrik mesti masuk teng" pukul 8 pagi kemudian baru keluar jam 5 sore..seolah terpenjara berteman dengan mesin dan lantai gedung..
begitu berharga sekali bagi mereka untuk menikmati cerahnya sinar matahari di jam 10 pagi...
Atau seorang satpam di sebuah pos rumah mewah,meski terlihat duduk santai,dia tidak tenang,gelisah,karena anak dan istri, belum tamu dunungannya, bisa datang sewaktu-waktu dengan bunyi klakson yang menggelegar di depan pintu gerbang...
Atau seorang supir pribadi,meski mobilnya sekelas vell fire, the dream car nya para koruptor,politisi dan pejabat, dengan perangkat audio yang memanjakan telinga,dia tidak bisa bebas untuk sekedar mendengarkan musik klangenannya,kentut pun menjadi sesuatu yang mahal..
Atau seorang polisi yang harus mengatur lalu lintas yang semrawut di tengah panas dan hujan,
Atau anda seorang boss yang setiap hari jum at sore harus sudah menyiapkan bayaran,belum bayar ongkos bahan dan biaya produksi yang datang seperti kitiran..eh sudah begitu di utang sama konsumen...

Apapun posisi dan siapa kita, tempatilah ruang kita, jatah kita yaitu bekerja...

Berusahalah berdamai dengan profesi kita...
Atau kalau kita sedang kehilangan motivasi,mood,merasa bosan dengan pekerjaan kalimat satire ini bisa untuk menjadi bahan renungan...

KERJA adalah CINTA yang mengejawantah..
dan bila engkau tidak sanggup bekerja dengan cinta tapi dengan enggan, maka lebih baik kau mengambil tempat di depan gapura sebuah candi,dan meminta sedekah kepada mereka yang bekerja dengan suka cita...
dari sang Nabi Khalil Gibran

Monggo.. diterusna uyon-uyone....
"Ora butuh kae-kae,..butuhku mung nyambut gawe..."



Bdg, @wal 2018

Universitas Kehidupan

Jika semua yang kita kehendaki terus kita miliki, darimana kita belajar ikhlas. Jika semua yang kita impikan segera terwujud, darimana kita ...